Isu lingkungan itu serius banget! Wajarlah, ini kan menyangkut kehidupan banyak makhluk di Bumi, bukan cuma kita manusia saja.
Saking seriusnya, sampai beredar sindiran di media sosial kalau para aktivis dan akademisi environmentalist itu nggak bisa ketawa.
Apalagi, judul buku-buku tentang lingkungan pasti mengandung diksi serem, kayak: “Hell”, “Die”, “Code Red”, “Collapse of Civilization”, dll, dsb.
Well, sebenarnya, bisa nggak sih masalah serius kayak perubahan iklim disuarakan lewat humor?
Bisa banget!
Salah satu pionir environmentalist, Henry David Thoreau (1817-1862), suka pakai satire untuk menyadarkan publik akan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan. Dia pernah nulis begini:
“Apa sih fungsinya rumah kalau planet kita nggak bisa dihuni lagi?”
Versi dark humor-nya juga ada. Kayak joke dari komika Bill Burr (1968-) ini:
“Percuma tau memboikot supercar! Mending tenggelamkan aja tuh kapal pesiar! Toh isinya orang-orang yang punya supercar juga.”
Mau humor yang visual? Ada, dong!
Belakangan, aktivis lingkungan memviralkan lagi poster propaganda Perang Dunia II tahun 1934 di atas biar orang-orang mau mengurangi penggunaan kendaraan pribadi.

Dari 3 contoh tadi, mana humor yang paling ngena di kamu?
Versi ‘halus’, ‘kasar’, atau yang ada arwah Hitlernya?