Humor At Work, Humor di Perpustakaan

Suharyanto jangan lupa bahagia, demikian tulisan kalimat Kang Maman dalam halaman judul buku Humor at work : kerja gembira usaha Berjayayang dikirimkan ke saya. Humor at Work merupakan judul terbitan terbaru bulan Juli 2022 diterbitkan oleh Institut Humor Indonesia Kini atau disebut IHIK3. Buku ini ditulis oleh Danny Septriadi, Josef Bataona, Maman Suherman, Novrita Widiyastuti, Ulman Fakhri, dan Yasser Fikry.

Dengan semangat 45 Hari Kemerdekaan, rasa penasaran untuk membaca buku ini mengebu-gebu, dan melihat dari judul bukunya saya sudah menyiapkan diri untuk tertawa-tawa sendirian. Ternyata benar saya bisa tersenyum-senyum melihat isi buku dari daftar isiinya dan juga daftar pustakanya, betapa tidak daftar isinya  menunjukkan humor yang bebar-benar serius, apalagi daftar Pustaka, rasa-rasanya seperti daftar Pustaka untuk karya ilmiah, terdiri  dari 56 buku,10 jurnal dan buku, 1 tulisan konferensi, 3 artikel situs web, 7 artikel dalam media massa cetak dan daring. Ya saya tertawa dan tersenyum sendirian membaca buku ini, isinya serius kehumoran.

Dari daftar pustakanya terlihat bahwa buku ini dibagi menjadi tiga bagian  dengan isi sebanyak 19 tulisan lepas. Bagian perttama, pentingnya humor dalam dunia kerja, Bagian kedua Menerbar benih humor ke kantor-kantor, Bagian Ketiga supaya tidak kebakaran humor di kantor,

Bagian 1. Pentingnya humor dalam dunia kerja

1. Peran humor dalam profesi (serius)

2. Humor dalam dunia kerja

3. Senyum palsu: kerja emosional dan seabrek tantangannya

4. Mengelola amarah, melontar humor

5. Kita butuh badut istana dan badut korporat

6. Humor resources department

Bagian 2. Menerbar benih humor ke kantor-kantor

1. Humorlah yang menjembatani kami dengan stanford

2. Kebahagian di tempat kerja

3. Kantor antihoror

4. Tiga tahap menghumorkan bank

5. Humor merangsek pajak

6. Menghumorkan presentasi dan mempresentasikan humor

7. Rapat tak rapat humor harus sempat

8. Banyak cara saling menyapa

Bagian 3 Upaya tidak kebakaran humor di kantor

1. Humor kantoran bebas baperan

2. Di mana batas ceng-cengen di kantor?

3. Karyawan berkantor dan berhumor di sana

4. Candaan seksual di tempat kerja

5. Main api dengan humor seksual

Mari kita bangun nuansa Humor  at Work , termasuk Humor at Library. Humor dalam dunia kerja lebih menekankan pada penciptaan lingkungan yang menyenangkan untuk bekerja

Sejatinya humor itu sangatlah diperlukan dalam kehidupan di perkantoran, termasuk di perpustakaan. Perpustakaan selain berfungsi sebagai ruang belajar (baca, tulis, dan penelitian) juga mempunyai peran sebagai ruang rekreasi. Nah salah satu unsur rekreasi adalah adanya rasa bahagia dan senang. Ruang rekreasi di perpustakaan saat ini baru pada tataran penyedian koleksi yang berkaitan dengan rekreasi seperti novel dan komik, ruang hiburan (nonton film), ruang foto-foto. Rasanya kok seru juga ya, bila dalam satu bukan sekali perpustakaan dijadikan rumahnya rekreasi dengan tema Humor, ya humor di perpustakaan.

Di mulai dari pustakawan, pengelola perpustakaa, atau pegawai secara keseluruhan berhumor ria. Lalu dibuat kegaiatan yang juga berkaitan dengan humor, bila perlu hadirkan stand up comedy di Perpustakaan.. ya ya ya mari kita bermimpi dulu untuk berhumoria di perpustakaan.

Mari tertawa sebelum tertawa itu dilarang angah lupa selalu berbahagia…

Salam humor, jangan lupa berbahagia

Bersambung bagian kedua…..

Bagian 2. Menerbar benih humor ke kantor-kantor

1. Humorlah yang menjembatani kami dengan stanford

2. Kebahagian di tempat kerja

3. Kantor antihoror

4. Tiga tahap menghumorkan bank

5. Humor merangsek pajak

6. Menghumorkan presentasi dan mempresentasikan humor

7. Rapat tak rapat humor harus sempat

8. Banyak cara saling menyapa

Bagian 3 Upaya tidak kebakaran humor di kantor

1. Humor kantoran bebas baperan

2. Di mana batas ceng-cengen di kantor?

3. Karyawan berkantor dan berhumor di sana

4. Candaan seksual di tempat kerja

5. Main api dengan humor seksual

Mari kita bangun nuansa Humor  at Work , termasuk Humor at Library. Humor dalam dunia kerja lebih menekankan pada penciptaan lingkungan yang menyenangkan untuk bekerja

Sejatinya humor itu sangatlah diperlukan dalam kehidupan di perkantoran, termasuk di perpustakaan. Perpustakaan selain berfungsi sebagai ruang belajar (baca, tulis, dan penelitian) juga mempunyai peran sebagai ruang rekreasi. Nah salah satu unsur rekreasi adalah adanya rasa bahagia dan senang. Ruang rekreasi di perpustakaan saat ini baru pada tataran penyedian koleksi yang berkaitan dengan rekreasi seperti novel dan komik, ruang hiburan (nonton film), ruang foto-foto. Rasanya kok seru juga ya, bila dalam satu bukan sekali perpustakaan dijadikan rumahnya rekreasi dengan tema Humor, ya humor di perpustakaan.

Di mulai dari pustakawan, pengelola perpustakaa, atau pegawai secara keseluruhan berhumor ria. Lalu dibuat kegaiatan yang juga berkaitan dengan humor, bila perlu hadirkan stand up comedy di Perpustakaan.. ya ya ya mari kita bermimpi dulu untuk berhumoria di perpustakaan.

Mari tertawa sebelum tertawa itu dilarang jangan lupa selalu berbahagia…

Salam humor, jangan lupa berbahagia

 

Konten ini telah tayang di Kompasiana.com dengan judul “Humor At Work, Humor di Perpustakaan”, Klik untuk baca:
https://www.kompasiana.com/mallawa/630379c708a8b50d04757a82/humor-at-work-humor-di-perpustakaan?page=all

Kreator: Suharyanto Mallawa

 

Kompasiana adalah platform blog, setiap konten menjadi tanggungjawab kreator.

Tulis opini Anda seputar isu terkini di Kompasiana.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copyrights 2019 | IHIK