“Saya ingin menjadi pengajar humoris, tapi takut kehilangan wibawa.”
Humor di kelas itu tidak bisa asal. Pertama, Anda harus sadar kalau dosen/guru posisinya lebih superior dibandingkan peserta ajarnya. Jadi, jangan sampai humor menjadi alasan untuk bullying. Kedua, humor perlu diintegrasikan dengan materi kelas supaya Anda tidak disepelekan. Ketiga… kita ungkap selengkap-lengkapnya di kelas ini ya!
Di kelas berdurasi 90 menit ini, Anda akan belajar menghadirkan humor berkelas supaya peserta ajar bisa tertawa bersama Anda, bukan kepada Anda:
- Mengenal perbedaan aggressive humor & affiliative humor;
- Mengonsep kegiatan untuk mengarahkan energi si badut kelas;
- Memberikan hukuman tegas kepada si badut kelas (ketika diperlukan).
Materi dari kelas ini dibuat menggunakan referensi terbaik dari The Library of Humor Studies, di antaranya:
- Playful Pedagogy in Higher Education: Research and Cases from across the Disciplines – Laura Baecher & Lindsay Portnoy (eds.) (2024)
- Ludic Pedagogy: A Serious Fun Way to Teach and Learn – Sharon Lauricella & T. Keith Edmunds (2023);
- Can Science Be Witty?: Science Communication Between Critique and Cabaret – Marc-Denis Weitze, Wolfgang Chr. Goede, Wolfgang M. Heckl (eds.) (2023);
- Humor in the Classroom: A New Approach to Critical Thinking – Fred Stopsky (1992);
- Humor in School is Serious Business: Why Humor Belongs in Every Classroom and How to Get It into Yours – B. Lee Hurren (2010)
- Modul kursus dari Europass Teacher Academy: Teaching with Humour and Kindness;
- dll.
Terbuka untuk semua pengajar lintas disiplin ilmu!
*Kelas akan dibuka dengan minimal 3 dan maksimal 10 peserta. Segera daftarkan diri & kolega Anda!
*Seluruh peserta akan mendapatkan ebook Teaching with Humor: Ha+Ha=AHA! seharga Rp150.000 secara gratis.