Komisioner Sableng IHIK3

Komisioner Sableng IHIK32018-10-28T22:35:47+00:00

Institut Humor Indonesia Kini disingkat IHIK3, kenapa 3? karena didirikan oleh 3 ‘komisioner sableng’, mereka bertiga adalah: DANNY SEPTRIADI, DARMINTO M SUDARMO, dan SENO GUMIRA AJIDARMA. Ketiganya, secara kebetulan memiliki perhatian yang sama terhadap humor.

Berikut profil ketiga Komisioner ‘sableng’ plus pengelola Institut Humor Indonesia Kini / IHIK3:

DANNY SEPTRIADI

dilahirkan di Jakarta tahun 1971. Pengajar Pajak di Universitas Indonesia (UI), peminat humor, komedi, gag dan political cartoon. Mempunyai misi untuk mengembangkan humor dan komedi di Indonesia dengan pendekatan multidisiplin ilmu dan profesi, serta praktisi pajak di Danny Darussalam Tax Center.

DARMINTO M. SUDARMO

lahir di Kendal, Jawa Tengah, 1956. Pernah menjadi wartawan di Harian Jayakarta, Majalah ANDA BOS, Tabloid IDOLA (Humor Kreatif) dan Pemimpin Redaksi Majalah HumOr. Salah satu pendiri Kelompok Kartunis Kaliwungu (KOKKANG), 1981 dan PAKARTI (Persatuan Kartunis Indonesia), 1989. Aktif di Lembaga Humor Indonesia (LHI), 1988-2005. Ketua Penyelenggara “Candalaga Mancanegara International Cartoon Festival, 1988” di Semarang (pertama di Asia Tenggara). Sekarang menulis buku dan artikel sosio-budaya di media ibukota dan daerah.

SENO GUMIRA AJIDARMA

dilahirkan tahun 1958. Bekerja sebagai wartawan sejak 1977, kini tergabung dengan panajournal. com. Menulis tentang kebudayaan kontemporer di berbagai media, menerima sejumlah penghargaan sastra, dan mengajar di berbagai perguruan tinggi. Penelitian tentang humor yang sudah terbit: Antara Tawa dan Bahaya: Kartun dalam Politik Humor (2012) dan Obat Stress Kartun Johny Hidayat AR (2015). Sejak akhir tahun 2016, beliau juga menjabat rektor Institut Kesenian Jakarta (IKJ).