Terbaru

TERBARU

Awas, Bahaya Laten Badut Jadi Presiden!

Volodymyr Zelensky. Berhasil atau tidaknya nama itu menjadi kepala negara Ukraina nanti, Zelensky tetap akan tercatat dalam sejarah perpolitikan sekaligus komedi dunia. Betapa tidak, habitat pria 41 tahun itu sejatinya adalah jagat hiburan, tepatnya di ranah komedi. Ia dikenal luas berkat perannya di serial televisi komedi-politik sebagai seorang mantan guru

Priyanto, Studi Kartun Era Parlementer

Disertasi mendiang kartunis Priyanto Sunarto mengenai kartun editorial surat kabar pada era Demokrasi Parlementer diterbitkan Institute Kesenian Jakarta. Jeli menganalisis metafora. SENJATA utama seorang kartunis adalah metafora. Makin cerdik dia memainkan metafora, makin humor-humornya tak akan jatuh pada satire yang klise. Makin ide-ide visualnya menyegarkan, makin sindiran-sindirannya menggigit—boleh jadi menjengkelkan

Kemana Humor Khas Jokowi

Tensi Pilpres 2019 yang makin tinggi tampaknya membuat petahana gerah juga. Komunikasi politik Joko Widodo terasa lebih agresif belakangan, sehingga membuatnya tampak tertekan, panik, dan terseret permainan oposisi. Tengok saja bagaimana ia sampai harus turun tangan sendiri menangkis dan menyerang balik kubu lawan terkait hoaks dan prediksi bubarnya negara Indonesia,

Yuk, main keperpustakaan Humor pertama di Indonesia !

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Siapa bilang humor hanya menjadi urusan komedian? Disadari atau tidak, setiap bidang keilmuan dan profesi sebenarnya membutuhkan sentuhan humor. Sebagai contoh, pelajaran akan menjadi lebih mudah dipahami dan terasa menyenangkan bila disampaikan oleh guru dengan selipan-selipan humor. Contoh lainnya, pasien akan merasa lebih bahagia ketika terapi diberikan

Prisma No. 38 Januari 2019: Humor yang Adil & Beradab

Artikel: Seno Gumira Ajidarma, I Dewa Putu, Christanto P Rahardjo, Pipit R Kartawidjaya, Daniel Dhakidae, Tri Agus S Siswohardjo. ESAI: Jaya Suprana DIALOG: 1996 Priyanto Soenarko, T Sutanto, Bambang Sugcng, Koesnan Hoesie, Gerardus Mayela Sudarta, Pramono R Pramoedjo, Dwi Koendoro Brotoatmodjo, Alex   Dinuth,  Praba Pangripta, Djamaludin Ancok, Bondan Nusantara, Ki Manteb Sudarsono.