Seni Humor Perlu Diseriusi

/, Jokes, Satire, Stand Up Comedy/Seni Humor Perlu Diseriusi

Seni Humor Perlu Diseriusi

Seminar Humor Ihik foto 1

Seni Humor Perlu Diseriusi

Seminar Budaya bertajuk “Humor Masa Kini” di Auditorium Galeri Indonesia Kaya, West Mall Lantai 8, Grand Indonesia

Tepat pada 11 Maret 2016 pk.15.00-17.30 telah dilaksanakan Seminar Budaya bertajuk “Humor Masa Kini” di Auditorium Galeri Indonesia Kaya, West Mall Lantai 8, Grand Indonesia. Luar biasa, dalam dua jam lebih, tanpa jeda, suasana segar dan gerrr-gerrran bergemuruh di auditorium itu.

Diskusi yang dimoderatori oleh Seno Gumira Ajidarma ini diampu oleh tiga narasumber, yakni: Arswendo Atmowiloto, Dedy ‘Miing’ Gumelar dan Jaya Suprana. Acara yang digagas oleh Institut Humor Indonesia Kini (IHIK3) lahir dari tiga pendiri yakni Darminto M. Sudarmo—pernah menjadi Pemred Majalah HumOr dan turut mendirikan Kelompok Kartunis Kaliwungu (Kokkang), SenoGumira Ajidarma wartawan panajournal.com dan Danny Septriadi pengajar di UI, peminat humor yang memiliki misi pengembangan humor pendekatan multidisiplin ilmu dan profesi.

Seminar Humor Ihik foto 2

Helat ini kuat diinspirasi oleh Arwah Setiawan yang sejak 1976 meletakkan terminologi humor sebagai bahasan diskusi yang serius. Penikmat seni humor yang menjadi peserta diskusi berasal dari berbagai latar belakang seperti mahasiswa, pengajar, pegawai, kartunis seperti Mice Cartoon, pegiat komunitas seperti, Persatuan Kartunis Indonesia (Pakarti), Kelompok Kartunis Kaliwungu (Kokkang) dan Akademi Samali.

Arswendo Atmowiloto menceritakan, “Awal kesadaran mengembangkan humor di Indonesia ditandai dengan lahirnya Lembaga Humor Indonesia (LHI)”. Kini humor viral muncul dalam berbagai meme di media sosial. Ia menggarisbawahi, “Saat ini, saat kebebasan menjadi segalanya, humor yang tanpa harus ada korban tertentu dan tetap gerrr merupakan sesuatu yang berharga.”

Dedy Gumelar menceritakan perjalanannya sebagai komedian pada 1980an. Pada masa itu, komedian berkarya di bawah tekanan. Ia menceritakan debar-debarnya Bagito saat diundang dalam acara Peringatan Hari Ibu di Balai Sidang, Jakarta. Dihadapan presiden dan sejumlah pejabat Orde Baru, tantangan besar komedian adalah menumbangkan suasana tegang. “Pada waktu itu, saya pakai ‘Teori As-nya yang dijatuhkan dulu’ dengan menyapa terlebih dahulu Presiden Soeharto dengan meminta izin berbicara di atas panggung.” Ia melanjutkan cerita, “Saya bilang ‘terima kasih, Bapak Presiden sudah tersenyum karena tersenyum adalah ibadah bagi Bapak; dan apabila Bapak berkenan tertawa, itu adalah amal jariah bagi kami. Mengapa? Karena kalau saya bicara di sini dan Bapak diam saja, maka kanan kiri Bapak tidak ada yang berani apa-apa.’” Setelah auidens cair, muncullah kesempatan bagi Bagito melontarkan humor yang tidak kehilangan daya kritis terhadap realitas saat itu, misalnya menyindir kebijakan penggusuran dan lain-lain.

Jaya Suprana merespons diskusi dengan mengatakan, “profesi pelawak pada zaman sekarang lebih berat ketimbang zaman pemerintah Orde Barukarena kini pelawak ‘disaingi’ oleh pemerintah yang lucunya bukan main.” Sontak gerr penonton terdengar. Sembari bergurau ia juga mencetuskan pentingnya “penambahan” sila pada Pancasila yakni “Humor yang adil dan beradab”.

Dalam ruang diskusi, muncul pengalaman Yasser, seorang dosen, yang merasakan kegunaan pendekatan humor dalam mengajar, ia bertanya, “mungkinkah humor dapat menjadi mata kuliah dasar?” Jaya Suprana menyambut kemungkinan adanya simposium humor nasional yang mengundang kalangan akademisi berbagai bidang seperti psikologi, filsafat, dan antropologi, serta kaum profesional dan agamawan. Arswendo berkata, “seni teater yang dikemas dengan ‘performing art’, kini sudah masuk ke sejumlah perguruan tinggi”. Menurutnya, pegiat seni humor dapat mulai bergerilya dengan cara yang serupa. Miing menambahkan, “jika simposium humor nasional digelar dan seni humor dikaji secara akademis, dapat dihasilkan rekomendasi yang berguna untuk Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.”

Informasi lebih lanjut hubungi:

Darminto M. Sudarmo

+628158834589

darminto.ms@gmail.com

www.ihik3.com

COVER MICE

2016-03-12T22:02:00+07:00March 12th, 2016|Comedy, Jokes, Satire, Stand Up Comedy|0 Comments

Leave A Comment