HumOr No. 33/12-25 Feb 1992 (Koleksi Ihik Hasil Perburuan)

//HumOr No. 33/12-25 Feb 1992 (Koleksi Ihik Hasil Perburuan)

HumOr No. 33/12-25 Feb 1992 (Koleksi Ihik Hasil Perburuan)

HumOr 33 - fikri juf

HumOr No. 33/12-25 Feb 1992 (Koleksi Ihik Hasil Perburuan)

Wawancanda Fikri Jufri: Dari Monopoli Sampai Julia Roberts

FJ, demikian ia lazim dipanggil, tak Cuma popular di kalangan wartawan. Ia juga terkenal di meja-meja pesta. Namanya pun kondang di kalangan pemerintah maupun swasta. Tentang pestas dia berkomentar, “Soal pakai jas dan dasi, saya pilih yang enak dipakai, enak dilihat, dan tidak menjerat leher saya. Lebih enak lagi kalau tidak usah membeli.” Tentang bisnis? Ia mulai serius tapi…akhirnya toh bikin kaget dan ketawa, juga!

Sawungkampret

Dwi Koendoro: Donna Mobile

Kedudukan inlander di zaman VOC betul-betul payah. Bisa masuk warga kelas kambing saja sudah lumayan. Lebih lumayan lagi bagi mereka yang mau jadi “ketiplak” VOC. Lantas bagaimana nasib inlander jenis wanita? Dalam kisah ini, Ni Woro Sendang, adik kandung Sawungkampret dan “saudarinya” Marietje terpaksa harus berhadapan dengan program TKW zaman itu.

Madonna Pilih Kuda daripada Laki-laki

Madonna itu sebenarnya penyanyi atau bintang film sih? Apa jawabnya? “Saya penggoda. Saya menyanyi dan main film, menggoda Anda, untuk menikmati sesuatu yang indah.” Ketika ditanya mengapa tidak kawin lagi dia bilang, “Rasanya lebih enak mengajak seekor kuda naik ke ranjang kita. Menggoda kuda rasanya lebih berarti daripada laki-laki.”

Jaya Suprana Punya Gawe

Sudah dapat diduga kalau Jaya Suprana punya gawe, acaranya pasti berantakan! Dugaan itu memang akhirnya terbukti. Acara dalam gawe Jaya itu seperti apa, sih? Nah…simak sendiri di Rubrik: Repotase hal 48.

Cermor

I Nyoman Yoga: Siti Nurcahaya dalam Kasih Kesampaian

Samsul pernah dibuat patah hati. Ini gara-gara Siti silau dengan gemerlapnya harta Datuk Mergigi. Untung Siti buru-buru sadar, bahwa usia datuk sudah kepala delapan! Kursi ditarik, Siti muncul dengan rambut basah…

Joke: Melepas Kancing Baju Mengharap Peran Utama

Seorang sutradara berkata pada seorang gadis: “Mulai saja belum, sudah dua kancing yang dilepas. Bagaimana bila sudah main beneran nanti, berapa?”

Dan banyak lagi rubrik menarik lainnya….

2015-09-05T15:28:36+00:00September 5th, 2015|Uncategorized|0 Comments

Leave A Comment