HumOr No. 27/13-26 November 1991 (Hasil Perburuan)

//HumOr No. 27/13-26 November 1991 (Hasil Perburuan)

HumOr No. 27/13-26 November 1991 (Hasil Perburuan)

HumOr-27-Christianto-W

HumOr No. 27/13-26 November 1991 (Hasil Perburuan)

Wawancanda Christianto Wibisono: Modal Dengkul Untung Milyaran

Ujar Direktur Pusat Data Bisnis Indonesia. Ini bukan sulap bukan sihir. Jadi kalau ada perusahaan yang menerapkan pola rasio biaya promosi tiga kali lipat biaya produksi, itu sudah kuno. Tak ada alasan mengeluh biarpun ada ”tight money policy”.

Sawungkampret

Dwi Koen: Warok Surobongsang 3

Dengan menyamar sebagai gembel, Sawungkampret dan Na’ip berhasil membebaskan Tan Ping Pong dari penjara. Ikut juga membebaskan tahan lain termasuk warok Surobongsang. Sawung tidak tahu bahwa warok inilah penyebab kematian ibunya dan yang memisahkannya dari adiknya tercinta, Ni Woro Sendang.

Banyak Jalan ke Amor

Adra P Daniel: Cinta Harta di Dunia

Cinta memang bisa muncul lewat berbagai cara. Lewat rasa kasihan, rasa simpati, rasa hormat, bahkan rasa ingin menikmati kekayaan pihak sana. Semua itu sah saja sifatnya, asal sesuai aturan permainannya. Khusus yang lewat harta, aturannya perlu diketahui oleh yang mau main, main-main atau bahkan dipermainkan.

Kisah Uang Logam

Pandir Kelana: Lingkungan Hidup…Lingkungan!

Kata sahibul hikayat, harimau jawa itu selain kecil-kecil badannya, sopan santunnya juga seperti bos-bosnya. Diceritakan, sewaktu seorang sarjana Amerika sedang mensensus mereka di Meru Bethiri untuk mengetahui jumlah mereka yang pasti, tahu-tahu dia sudah dikepung lima harimau jawa. Lalu apa yang terjadi?

Repotase

Doli Diapari Siregar: Rahasia di Balik Kencan

Diam-diam kode kencan antara pria dan wanita juga mengalami diversifikasi. Sandi-sandi itu begitu njelimet dan penuh rahasia, mengalahkan apa yang dimiliki FBI. Setelah diusut sana, dijereng sini, ketahuan pangkal perkaranya berasal dari sebuah tempat yang bernama laboratorium. Tak aneh, bila berbau amoniak!

Eksegosip

Prasanti: Pahlawan Konglomerat

Atas keberanian rekan bisnisnya mengapa pembayar pajak terbesar mendapat sebutan pahlawan pembangunan, seorang pengusaha nyeletuk. “Mereka itu kan berperang juga melawan musuh yang namanya hati nurani sendiri. Kalau boleh memilih, mungkin mereka lebih suka lari dari kewajiban membayar pajak!”

Dan banyak lagi rubrik menarik lainnya….

2015-08-30T09:35:34+00:00Agustus 30th, 2015|Uncategorized|0 Comments

Leave A Comment